Cara Menangani Radang Tenggorokan

Oleh /

Radang tenggorokan adalah penyakit yang cukup meresahkan karena mengganggu aktivitas sehari-hari dalam berkomunikasi. Radang tenggorokan ini seringkali menjadi awal munculnya gejala penyakit lain seperti flu dan batuk.

Namun tidak hanya itu ternyata, radang tenggorokan dapat pula menjadi penyebab dari pita suara yang mulai menegang karena seringnya atau kencangnya tarikan yang umum terjadi di kalangan para aktor dan musisi.

Selain itu, radang tenggorokan juga dapat menjadi awal dari munculnya penyakit yang cukup serius sehingga tidak boleh dianggap sepele apalagi dibiarkan apabila radang tenggorokan tersebut telah berlangsung cukup lama.

Pengertian Tentang Radang Tenggorokan

Hampir setiap orang memiliki penyakit atau setidaknya pernah terjangkit radang tenggorokan yang cukup menyebalkan. Radang tenggorokan sendiri pertama muncul dari sakit tenggorokan biasa mulai dari kelenjar amandel hingga faring dan laring yang akan memunculkan sensasi panas saat sedang berbicara mau pun menelan makanan.

Sakit di tenggorokan ini biasanya dipicu oleh aktivitas virus atau bakteri dengan infeksi virus yang paling umum menjadi dalang sakit tenggorokan yang berasal dari cacar, flu, batuk, sesak nafas hingga demam, tenggorokan kering, polusi dan alergi udara.

Sementara sakit tenggorokan oleh aktivitas bakteri streptococcus pyogenes jarang terjadi. Sakit tenggorokan selain karena virus dan bakteri juga dapat muncul akibat trauma dalam suatu kecelakaan misalnya menelan makanan yang menyakiti tenggorokan dan laring atau tersedak akibat makan sambil bicara. Selain itu, meningkatnya asam lambung juga dapat memicu tenggorokan menjadi panas dan sakit.

Maka dari itu, radang tenggorokan dapat muncul dari sakit tenggorokan biasa dan dapat memicu atau dipicu penyakit serius apabila penaganan sakit atau radang tenggorokan tidak segera di atasi. Berikut beberapa gejala sakit tenggorokan sebagai gejala awal radang tenggorokan.

Gejala-gejala Sakit Tenggorokan

  1. Rasa sakit di tenggorokan, laring dan faring saat berbicara, menyanyi atau menelan makanan dan minuman
  2. Suara menjadi serak
  3. Gatal dan nyeri di tenggorokan
  4. Gejala demam
  5. Batuk yang cukup menyakitkan
  6. Pilek bening
  7. Sering bersin
  8. Sakit tenggorokan pada anak bisa dilihat dari amandel yang sedikit memerah

Sakit tenggorokan yang menjadi awal radang tenggorokan ini bukan merupakan hal yang besar. Berikut beberapa cara menangani radang tenggorokan dengan tangan sendiri menggunakan bahan-bahan alami.

Cara Menangani Radang Tenggorokan

1. Kumur dengan air garam

Salah satu cara menangani radang tenggorokan yang satu ini memang menjadi alternatif paling murah dan gampang karena di setiap rumah pastilah memiliki garam dapur beryodium. Menurut sejumlah penelitian, berkumur dengan air dicampur garam dapat membantu mencairkan lendir dan meredakan bengkak pada tenggorokan hingga membunuh bakteri pemicu iritasi sehingga proses makan tidak lagi terganggu.

Cara mengatasi radang tenggorokan dengan metode ini adalah anda hanya perlu menyediakan segelas air hangat yang kemudian dicampur dengan garam satu sendok teh lalu kumur dengan air campuran garam tersebut secara beberapa detik lalu buang dan lakukan secara rutin setiap harinya. Bagi anda yang terlalu peka dengan rasa asin dapat menambahkan madu untuk mengimbangi rasa asin tersebut.

2. Rutin memakan Lozenge

Siapa pun pasti suka permen. Ya, tepat sekali! Lozenge merupakan salah satu jenis permen yang mengaundung menthol, ekstrak eucalyptus dan peppermint yang dapat meredakan sakit tenggorokan melalui kinerjanya dalam mematikan rasa jaringan pada tenggorokan yang sakit dan sensai sejuk di dalamnya.

Jenis permen ini juga dapat dijadikan bahan obat batuk dan sakit tenggorokan yang sama-sama dapat meningkatkan produksi liur dan akan menjaga tenggorokan tetap basah serta mengurangi rasa gatal.

3. Perbanyak minum air

Hampir 98% tubuh manusia terdiri dari air sehingga kebutuhan akan air menjadi krusial tak terkecuali guna memperlancar pernafasan, tenggorokan dan kerongkongan. Sakit tenggorokan juga dapat muncul akibat kelembapan dan kurangnya produksi liur sebagai pelembap sehingga perbanyak minum air terutama air hangat harusnya menjadi kebiasaan tanpa harus menunggu rasa sakit di tenggorokan.

Apabila kurang minum air, peradangan pada tenggorokan dapat semakin memburuk dengan munculnya pembengkakan di area itu. Selain itu, masalah utama yang akan muncul adalah tubuh dapat terkena dehidrasi hingga menyebabkan kematian. Kekurangan air dapat dilihat dari warna air seni yang berwarna kuning pekat, sementara orang sehat dengan cukup air, air seni akan berwarna jernih.

Air juga dapat membantu tubuh mencegah terserang flu dan batuk. Bagi anda yang sudah terserang sakit atau radang tenggorokan dan ingin air hangat dengan rasa yang bervariasi dapat mencampur dengan teh, madu atau perasan lemon hangat untuk membantu peluruhan lendir penyebab gatal dan penyumbat aliran.

Sebagai catatan, perasan lemon mengandung astringent property yang dapat menipiskan bengkak di jaringan tenggorokan serta dapat mematikan virus akibat perisa asam yang dibawanya. Namun bagi anda yang kurang suka meminum yang asam, anda dapat berkumur dengan campuran yang sama yaitu segelas air hangat ditambah perasan lemon selama beberapa detik dan lakukan secara rutin.

4. Kumur dengan air + kunyit

Campuran ini mungkin sedikit menggelikan karena lidah kita harus merasakan sensasi rasa anyir bumbu masakan ini. Namun jangan salah, kunyit mengandung antioksidan yang kuat dan mampu mengobati berbagai penyakit termasuk radang tenggorokan.

Anda hanya perlu menyiapkan segelas air hangat yang kemudian dicampur dengan setengah sendok kunyit dan setengah sendok teh garam lalu kumur dengan campuran tersebut selama beberapa detik dan lakukan secara rutin hingga rasa sakit mereda dimana anda tidak perlu menelannya hingga perut.

5. Mandi dengan air hangat

Cara menangani radang tenggorokan yang satu ini mungkin terdengar tidak ada kaitannya dengan penyembuhan penyakit dalam ini. Namun dengan menghirup udara panas nyatanya mampu meredakan radang tenggorokan dan batuk karena dapat mengurangi pembengkakan dari dalam dengan cara menghirup nafas dalam dari uap air hangat tersebut secara rutin.

6. Minum kayu manis yang dicampur madu

Kayu manis mengandung antimikroba yang dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan bakteri yang menimbulkan rasa nyeri dan pembengkakan di bagian kelenjar amandel, faring dan laring. Anda hanya perlu menyiapkan segelas air hangat yang dicampur dengan bubuk kayu manis satu sendok teh dan madu dua sendok teh yang dapat anda hirup uapnya sebelum dikonsumsi 2 hingga 3 dalam sehari dalam seminggu.

7. Kumur dengan garam dan cuka apel

Campuran cuka apel dengan takaran satu sendok makan dengan garam dua sendok teh serta segelas air hangat yang akan bekerja seperti perasan lemon yang asam sehingga mampu membunuh bakteri dan mengurangi pembengkakan. Gunakan campuran tersebut untuk berkumur setiap 4 jam sekali hingga rasa nyeri di tenggorokan dapat berkurang secara berangsur.

8. Istirahat yang cukup

Setelah berusaha dengan mengikuti beberapa cara menangani radang tenggorokan di atas, anda dapat melanjutkan usaha dengan istirahat atau tidur yang cukup karena pada saat tidurlah tubuh mampu memproduksi lebih banyak sistem imun dan regenerasi sel yang mampu meredakan radang tenggorokan dalam mengganti sel-sel yang rusah akibat perkembangan virus dan bakteri yang jahat.

Radang tenggorokan memang dapat kembali kapan saja yang diawali dengan sakit tenggorkan. Dengan penanganan dini menggunakan metode sederhana di atas dapat meredakan sakit dan secara berangsung menyembuhkan radang. Namun, apabila cara-cara di atas tidak efekstif dalam 1 minggu maka menghubungi dokter sangat perlu karena bisa jadi terdapat penyakit serius.


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan