√ Cara Mengobati Stroke Menurut Jenisnya

Cara Mengobati Stroke

Peredaran darah yang normal di dalam tubuh termasuk salah satu hal penting yang wajib Anda jaga. Mulai dari pola gaya hidup hingga apa saja yang Anda konsumsi sangatlah berpengaruh pada kesehatan tubuh. Beberapa penyakit tentunya mengintai Anda yang memiliki gangguan pada peredaran darah, seperti misal hipertensi, jantung, stroke dan masih banyak lagi lainnya.

Penyakit-penyakit tersebut bisa menyerang siapa saja, terlebih bagi Anda yang memiliki riwayat darah tinggi. Biasanya orang yang memiliki riwayat penyakit hipertensi memiliki peluang besar terkena serangan penyakit stroke.

Stroke yaitu terjadi karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang mengakibatkan pasokan darah menuju ke otak terputus. Hal itulah yang membuat kematian beberapa sel di bagian otak. Namun, untuk Anda yang sudah terlanjur terkena stroke, ada beberapa cara mengobati stroke yang bisa dilakukan.

Penanganan penyakit stroke haruslah cepat. Maka dari itu pasokan darah yang menuju ke otak haruslah mengandung oksigen dan nutrisi yang diperlukan. Jika pasokan darah tersebut terputus maka akibatnya sel-sel otak akan mulai mati dan mengakibatkan beberapa fungsi tubuh terhenti.

Namun sebelum membahas lebih jauh mengenai cara mengobati stroke, berikut beberapa gejala stroke yang harus Anda ketahui terlebih dahulu:

  • Mulut atau mata pada sang penderita terlihat menurun atau tidak sewajarnya.
  • Cara bicara mulai tidak jelas atau kurang bisa dipahami, bahkan tidak sedikit juga penderita stroke yang tidak dapat bicara sama sekali walaupun terlihat sadar diri.
  • Bagian tubuh tertentu tidak dapat digerakkan, biasanya bagian itu adalah bagian lengan.

Latar belakang atau penyebab pasti yang mengakibatkan stroke yaitu terputusnya aliran darah yang mengandung oksigen dan nutrisi yang diperlukan otak.

Berikut adalah beberapa penyakit Stroke menurut jenisnya :

  1. Stroke iskemik

Jenis stroke ini terjadi disebabkan karena pembuluh darah di otak mengalami penyumbatan. Pola gaya hidup atau pola makan yang tidak baik menjadi faktor utama terjadinya stroke jenis ini. Penyumbatan aliran darah jenis stroke yang satu ini disebabkan adanya penumpukan kolesterol dan radikal bebas pada aliran darah.

  1. Stroke Hemoragik

Stroke ini juga biasa disebut dengan pendarahan karena penyebabnya adalah pembuluh darah yang terdapat di otak pecah. Hipertensi atau penuaan menjadi faktor utama rusaknya syaraf di otak dan menyebabkan kinerja syaraf yang berhubungan dengan motorik menjadi rusak.

Stroke Hemoregik dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

  • Pendarahan Intrasebal

Pendarahan ini terjadi didalam otak dikarenakan hipertensi maligna. Selain itu penyebab lain pendarahan yang satu ini adalah adanya tumor otak yang sudah berdarah, malformasi atau adanya kelainan pada pembuluh darah yang sudah pecah.

  • Pendarahan Subarakhnoid

Terjadi akibat pecahnya pembuluh darah dari rongga itu sendiri atau rongga lain dan masuk kedalam ruang subarakhnoid pada bagian otak.

  1. TIA ( Transient Ischemic Attack )

Atau biasa disebut stroke ringan. Penyebab stroke jenis ini karena pasokan darah ke otak mengalami gangguan sesaat. Biasanya stroke jenis ini diawali gejala seperti pusing, tubuh mendadak lemas, penglihatan kabur atau gAnda, dan sulit berbicara.

Setelah mengetahui beberapa jenis dan gejala apa saja yang terjadi pada penyakit stroke, kini saatnya Anda mengetahui cara mengobati stroke yang bisa dilakukan.

Cara mengobati stroke tergolong susah-susah gampang, dan berikut adalah penjelasannya

  1. Obat herbal

Mengingat penyakit yang satu ini termasuk penyakit berat, maka dibutuhkan kesabaran untuk mengobatinya. Gejala stroke sendiri bisa dicegah sejak dini dengan cara menjaga pola hidup dan pola makan sehari-hari. Untuk Cara mengobati stroke untuk yang sudah terjadi lama atau baru awal bisa dengan penggunaan obat herbal.

Selain aman dan mengurangi resiko efek samping penggunaan obat kimia, obat herbal atau tradisional herbal terbilang cadas dalam membantu penyembuhan penyakit stroke.

Memang cepat atau lamanya penyembuhan tergantung pada tingkat keparahan yang diderita. Selain itu pendamping juga menjadi salah satu faktor penting dalam proses penyembuhan. Sabar dan berkasih sayang tinggi wajib dimiliki pendamping dalam proses penyembuhan penderita stroke. Jangan pernah membuat mental penderita menjadi turun.

  1. Hindarkan dari berbagai hal buruk

Cara mengobati stroke yang selanjutnya adalah dengan membuat hati penderita selalu bahagia. Hindarkan penderita dari kabar buruk yang bisa melukai hatinya atau bahkan menambah beban pikirannya. Selalu beri motivasi agar penderita semangat menjalani proses penyembuhan.

  1. Olahraga rutin

Cara mengobati stroke atau bisa dibilang langkah pencegahan yaitu salah satunya dengan melakukan olahraga rutin, jika Anda sering berolahraga maka badan akan tersa lebih segar dan aliran darah terjaga lancar. Hindari merokok dan jauhi minum-minuman beralkohol. Selain itu sebaiknya Anda kurangi konsumsi makanan yang berkolesterol tinggi agar resiko terkena stroke terhindar.

Selain bisa dengan cara mengobati stroke di atas, beberapa cara mengobati stroke yang berikut ini juga bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan.

  • Stroke iskemik pada dasarnya sama dengan penyakit jantung koroner. Stroke jenis ini masih memiliki peluang besar untuk sembuh. Penggunaan obat-obatan herbal yang mengandung enzim lumbrokinase menjadi rekomendasi obat herbal untuk jenis stroke yang satu ini.

Enzim lumbrukinase sendiri berfungsi untuk melarutkan flek atau plak sumbatan dan juga thrombus yang terdapat di dinding pembuluh darah besar sampai dengan mikro sirkulasi pada pembuluh darah halus yang terdapat di kepala.

  • Untuk penderita stroke hemoragik, Anda dapat melakukan terapi. Terapi untuk jenis stroke yang satu ini biasanya dilakukan 3 minggu setelah lewat masa akut.

Stroke yang satu ini tergolong berat, maka dari itu sebaiknya lakukan rehabilitasi lebih awal agar bisa lebih cepat sembuh. Maksimal harus sudah ditangani sebelum 6 jam agar kecacatan atau kelumpuhan tidak terjadi pada penderita.

  • Untuk jenis stroke TIA (Transient Ischemic Attack) , walaupun tergolong stroke yang ringan janngan pernah anggap enteng jenis stroke yang satu ini. Perawatan dengan serius wajib dilakukan untuk mencegah hal buruk terjadi. Mengontrol tekanan darah, kolesterol, kadar gula dalam tubuh sangatlah penting dilakukan.

Setelah mengetahui beberapa cara mengobati stroke, berikut adalah beberapa jenis makanan yang baik di konsumsi untuk membantu mempercepat cara mengobati stroke yang Anda lakukan:

  • Bayam

Kandungan asam folat yang terdapat di dalamnya baik untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan otak. Nutrisi sangatlah penting untuk mencegah penyumbatan atau bahkan kerusakan pada pembuluh darah.

  • Ubi jalar

Fitonutrien yang terdapat pada ubi jalar bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan memperbaiki sel yang rusak.

  • Buah apel

Terdapat kandungan Quercetin yang dapat bermanfaat meredakan inflamasi yang mengakibatkan pembuluh darah menjadi keras. Resiko stroek bahkan bisa turun 50% dengan Anda mengkonsumsi buah apel tiap hari.

  • Daun Dewa Bungan Mawar

Saponin, minyak atsiri, dan flavonoid yang terdapat di dalam daun yang satu ini sangat bermanfaat untuk menghentikan pendarahan, melancarkan peredaran darah yang tentunya dapat menjadi salah satu alternatif cara mengobati stroke.

  • Daun Sambiloto

Banyak sekali manfaat dari daun yang satu ini. Cukup seduh 7 lembar daun sambiloto bersama air panas setengah cangkir. Dan tambahkan madu jika Anda akan meminumnya. Lakukan sebanyak 3 kali tiap harinya.

Memang benar sebuah pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati, begitupun dengan penyakit stroke ini. Lebih mudah mencegah daripada harus melakukan berbagai cara mengobati stroke yang terkadang memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang ekstra.

Beberapa cara mengobati stroke di atas tadi merupakan csebuah upaya yang bisa dilakukan dalam proses pencegahan hingga penyembuhan. Semoga dengan membaca artikel ini, Anda dapat mendapatkan informasi untuk membantu kerabat atau siapapun yang menderita penyakit stroke.

Menu