Manfaat Jahe

Oleh /

Seringnya mengkonsumsi obat-obatan kimia bisa menimbulkan efek samping yang mungkin bisa berbahaya. Padahal jika kita peka, masih banyak tanaman toga yang berkhasiat untuk pengobatan tradisional, salah satunya yakni jahe. Selain sebagai minuman penghangat dan campuran bumbu masak, kandungan dan manfaat jahe juga banyak digunakan untuk pengobatan tradisional dalam menjaga kesehatan dan kecantikan tubuh.

Kandungan Kimia Pada Jahe

Kandungan kimia pada jahe bisa berbeda-beda bergantung dari jenis (jahe besar, jahe kecil, atau jahe merah) serta kondisinya (segar atau kering). Umumnya pada jahe terdapat kandungan minyak atsiri yang memberikan tekstur kenyal, warna kuning, dan aroma yang khas. Selain itu juga terdapat senyawa fenolik, pati, serat, dan komponen bioaktif seperti 6-gingerol, curcumin, 6-shogaol, dan diarilheptanoid.

Rasa pedas pada jahe disebabkan oleh kandungan senyawa oleoresin pada minyak atsiri, tiap jenis jahe berbeda-beda. Pada jahe merah kandungan oleoresin ini cukup tinggi dibandingkan jenis lainnya sehingga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional maupun modern. Selain itu pada jahe juga terdapat zat antioksidan yang tinggi sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan tubuh.

10 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh

1. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Kandungan pada jahe bermanfaat untuk mencegah perut kembung, asam lambung yang naik, serta sembelit. Selain itu, aroma pada jahe juga bisa menenangkan pikiran, dan mampu mengatasi serta mencegah rasa mual atau muntah. Berdasarkan penelitian di Amerika, orang yang rajin mengkonsumsi jahe memiliki risiko terkena kanker usus lebih rendah dibandingkan yang jarang atau tidak mengkonsumsi jahe sama sekali.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Pada jahe terdapat komponen senyawa bioaktif 6-gingerol yang mampu menjaga kesehatan kardiovaskular dan mampu mengatur tekanan darah pada jantung. Menurut penelitian di Thailand, jahe mampu menjaga kestabilan tekanan darah terutama bagi orang yang menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Jadi selain sebagai obat tradisional, jahe juga bisa diekstrak menjadi obat modern untuk penyakit jantung.

3. Meningkatkan Sistem Imunitas dan Kekebalan Tubuh

ZatĀ  antioksidan pada jahe mampu memperkuat sistem imunitas pada tubuh manusia. Dengan begitu, orang yang sering mengkonsumsi jahe akan lebih kebal terhadap beragam penyakit. Manfaat jahe lainnya yakni mampu mengusir dan mencegah alergi seperti rasa gatal pada kulit, tentunya dengan rajin mengkonsumsi jahe baik untuk diminum ataupun diracik menjadi bumbu masakan.

4. Mengurangi Penyakit Stres dan Migrain

Mengkonsumsi jahe secara teratur juga dipercaya dapat menghambat peradangan otak akibat stres, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan fungsi kognitif pada otak. Menurut sebuah pengujian klinis, dengan mengkonsumsi bubuk jahe maka rasa tidak nyaman akibat migrain bisa hilang dan tanpa menyebaban efek samping. Dengan mengkonsumsi jahe, penyakit demensia akibat stres oksidatif juga akan menurun.

5. Menyehatkan Otot dan Tulang

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, jahe juga mampu mengurangi rasa nyeri pada otot jika dikonsumsi secara teratur. Selain itu, menurut Koswara (1995) kandungan kalsium pada jahe kering bisa mencapai 116 mg sehingga baik untuk menjaga kesehatan tulang. Contoh penyakit tulang yakni seperti osteoarthritis bisa diobati secara efektif dengan ekstrak jahe.

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Jahe dipercaya mampu meningkatkan metabolisme karbohidrat dan lipid dalam tubuh manusia sehingga sangat efektif untuk menjaga kestabilan kadar gula darah. Manfaat dari mengkonsumsi jahe secara rutin oleh penderita penyakit diabetes yakni mampu melindungi mereka dari kerusakan mata dan komplikasi lainnya. Jahe juga mampu meningkatkan regenerasi kulit yang luka akibat komplikasi diabetes.

7. Sebagai Program Diet

Selain dapat menambah nafsu makan, kandungan karbohidrat pada jahe juga bisa meningkatkan rasa kenyang. Hal ini dikarenakan bahwa karbohidrat dalam jahe kering yang mencapai 70,8 gram, sehingga orang yang mengkonsumsi minuman jahe dalam kondisi hangat atau panas bisa langsung kenyang. Manfaat jahe ini bisa Anda gunakan sebagai program diet, selain juga berperan dalam pembakaran kalori dan metabolisme tubuh.

8. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan jahe banyak digunakan dalam pengobatan Cina sebagai obat anti penuaan dini. Adanya zat antioksidan pada jahe juga dipercaya mampu meningkatkan produksi kolagen dan regenarasi kulit yang rusak akibat radang kulit atau pengaruh sinar UV. Anda bisa menggunakan parutan jahe sebagai scrub dengan ditambah minyak zaitun dan perasan air jeruk nipis.

9. Menyembuhkan Radang Kulit dan Mencegah Sinar UV

Kandungan alami pada jahe berfungsi sebagai anti inflamasi, antiviral, dan antibakteri yang mampu mengatasi radang kulit akibat alergi atau pola kesehatan yang buruk. Selain itu, dalam sebuah penelitian menunjukkan adanya antioksidan dalam jahe juga mampu mencegah kulit dari bahaya efek sinar UV yang bisa menyebabkan rusaknya DNA pada sel jaringan kulit.

10. Mencegah Timbulnya Jerawat

Kandungan zat antiseptik dan antioksidan dalam jahe mampu melindungi tubuh dalam melawan virus dan bakteri, serta mampu mencegah efek radikal bebas yang bisa mengakibatkan timbulnya jerawat pada wajah. Kandungan alami pada jahe juga mampu meningkatkan sirkulasi darah, menyembuhkan luka, dan membantu meregenerasi sel kulit baru, sehingga luka akibat jerawat bisa cepat hilang.


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *