Manfaat Singkong

Ditulis oleh: /

Singkong atau ketela pohon atau ubi kayu merupakan salah satu bahan makanan pokok yang kaya akan karbohidrat yang oleh masyarakat sering digunakan sebagai pengganti beras. Tanaman ini bisa tumbuh setiap tahun, bisa tumbuh secara liar atau di budidayakan. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali jenis singkong, namun yang dikenal masyarakat secara umum hanya dua jenis yaitu singkong manis dan singkong pahit. Manfaat singkong bagi kesehatan sangat besar hampir setara dengan beras.

Seluk Beluk Singkong

Singkong atau ketela pohon atau ubi kayu merupakan jenis tanaman yang tumbuh dengan baik di daerah yang lembab dan hangat di daerah tropis. Jika menanam singkong usahakan di lahan terbuka karena tanaman ini membutuhkan cahaya matahari dalam jumlah yang banyak. Dan akan lebih baik jika anda menanamnya di tanah liat berpasir atau tanah liat lembab dan subur.

Tanaman dengan nama latin Manihot esculenta adalah jenis tanaman dari keluarga Europhorbiaceae. Tanaman ini asalnya dari Amerika kemudian di biakkan oleh penduduk Amerika sebelum Colombus tiba di Amerika.yang kemudian di bawa oleh pedagang ke Afrika dan dikenalkan kepada dunia.

Manfaat Singkong Secara Umum Bagi Kesehatan

1. Sebagai Sumber Energi Bagi Tubuh

Manfaat singkong bagi kesehatan yang pertama adalah sebagai sumber energi pengganti nasi untuk sumber karbohidrat. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa dalam 100 gram singkong mengandung 38 gram karbohidrat dan 160 kkal kalori.

Singkong sangat tepat jika di konsumsi oleh orang – orang yang biasanya mengalami kegiatan fisik berat. Karbohidrat dari singkong jika di konsumsi akan di pecah menjadi glukosa yang selanjutnya akan bertindak sebagai sumber energi bagi tubuh.

Glukosa hasil dari proses glikolisis dari karbohidrat akan disimpan dalam otot dalam bentuk glikogen sebagai cadangan energi jika tubuh membutuhkan energi tambahan. Kandungan karbohidrat dalam singkong hampir sama dengan kandungan karbohidrat dalam kacang kedelai.

2. Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Dalam Darah

Sebuah penelitian yang dilakukan di Filipina, negara yang dimana singkong sangat penting bagi mereka. Penelitian yang dilakukan adalah tentang pengaruh singkong terhadap penurunan kadar kolesterol dalam darah. Hasilnya menunjukkan bahwa singkong memiliki efek yang cukup signifikan dalam menurunkan kolesterol total dalam darah.

Selain itu, singkong juga bisa menurunkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat dalam darah. Selain itu juga dapat memengaruhi kadar trigliserida melalui kandungan serat dalam singkong yang tinggi.  Singkong juga menjadi salah satu sumber saponin yang dapat mencegah asam empedu yang tidak bisa diserap oleh usus kecil.

3. Mencegah Terjadinya Anemia

Salah satu kandungan singkong adalah mineral dan zat besi, dimana kedua bahan tersebut berperan untuk  membantu pembentukan protein penting yang berguna untuk tubuh. Salah satu protein penting yang di hasilkan adalah hemoglobin dalam sel darah merah dan mioglobin sebagai protein dalam otot dan jantung. Dimana kedua protein tersebut bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Diketahui jika anda mengkonsumsi sayur singkong atau akar singkong secara rutin dan sesuai kebutuhan berdasarkan saran dokter atau ahli kesehatan yang sudah berpengalaman. Dapat mencegah terjadinya kekurangan zat besi sehingga dapat mencegah terjadinya anemia dan membantu proses pembaharuan sel sel darah merah.

4. Mengurangi Risiko Terjadinya Penyakit jantung

Manfaat singkong bagi kesehatan yang satu ini adalah yang paling penting, yaitu mengurangi  risiko terjadinya penyakit jantung. Hal ini karena kandungan serat dalam singkong yang tinggi dapat mengurangi kolesterol dalam darah. Jika kadar kolesterol dalam tubuh normal maka risiko terjadinya penyebab gangguan jantung akan semakin berkurang.

5. Untuk Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Singkong diketahui mengandung kalsium yang sangat diperlukan untuk kesehatan tulang dan gigi supaya dapat tumbuh kuat dan sehat.  Selain pada ubi singkongnya juga bisa anda dapatkan dari daun singkong yang memiliki peran potensial dalam membangun pertumbuhan tulang dan bisa mencegah kehilangan kalsium dalam tubuh.

6. Menjaga Jaringan Tubuh

Kandungan protein dalam singkong dan daunnya mampu melindungi dan memperbaiki kerusakan jaringan tubuh. Daun singkong juga mengandung banyak protein seperti lisin, isoleusin, leusin, valin dan arginin yang secara umum tidak ditemukan pada tumbuhan atau sayuran berwarna hijau.  Namun, nutrisi tersebut ditemukan pada sayur daun singkong. Daun singkong juga mengandung asam amino yang kandungan proteinnya hampir sama dengan kedelai  dan telur.

7. Mengatur Irama Jantung dan Tekanan Darah

Zat yang berfungsi untuk mengatur irama jantung dan mengatur tekanan darah adalah kalium. Kalium ditemukan dalam singkong yang dengan kandungan cukup tinggi. Kalium memiliki peran yang penting dari sel dan cairan tubuh yang bisa mengatur denyut jantung dan tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi yang mengkonsumsi daun singkong atau singkong buahnya dengan rutin dapat kembali normal tekanan darahnya.

8. Mencegah Terjadinya Kanker

Yang berperan sebagai anti kanker adalah zat antioksidannya. Dimana zat antioksidan ini berperan dalam mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Jika radikal bebas bisa dicegah masuk kedalam tubuh maka risiko kanker juga dapat di hambat dengan baik. Antioksidan sendiri dikenal mampu membantu tubuh untuk melindungi sel – sel dari kerusakan yang terjadi akibat radikal bebas dan bisa memperbaiki DNA yang rusak.

9. Mencegah Terjadinya Sembelit dan Menurunkan Berat Badan

Kandungan serat yang tinggi dalam singkong dapat mencegah masalah sembelit dan bisa digunakan untuk program diet. Singkong sangat baik jika digunakan untuk program diet. Singkong juga mengandung Gluten atau pr]otein yang biasanya ditemukan dalam gandum, berley yang dapat menyebabkan alergi untuk beberapa orang yang tidak tahan terhadap kandungan serat tinggi.

Singkong dengan kandungan protein gluten yang tinggi sangat bagus jika digunakan untuk mengatasi masalah kerusakan usus kecil yang tidak mampu mentolerir gluten. Jika anda mengalami masalah usus kecil, anda bisa menggunakan terapi dengan tepung pati dari singkong sebagai pengganti nasi.

10. Menjaga Kelancaran Metabolisme

Kandungan folat, piridoksin, thiamin, riboflavin, dan asam pantotenat yang mampu memproduksi hormon untuk melancarkan metabolisme, sehingga metabolisme dalam tubuh dapat berjalan dengan lancar.

11. Menurunkan Kadar Gula Darah

Manfaat singkong bagi kesehatan selanjutnya adalah sebagai penurun kadar gula darah, cara kerjanya adalah dengan menghambat penyerapan gula darah dalam aliran darah, sehingga proses penyerapannya menjadi lebih lambat. Singkong ini sangat baik digunakan terapi oleh penderita diabetes karena tidak akan menambah kadar gula darah.

12. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Untuk sistem kekebalan tubuh yang lebih berperan adalah daun singkong. Dimana jika anda mengkonsumsi daun singkong dapat menghasilkan probiotik sebagai bakteri baik dalam usus yang turut berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Jika pertumbuhan bakteri baik berjalan dengan baik maka kekebalan tubuhnya juga akan meningkat dan pertumbuhan mikroorganisme patogen dalam tubuh dapat di hambat.

13. Mencegah Terjadinya Alzheimer dan Mengurangi Stres

Manfaat singkong bagi kesehatan yang terakhir adalah sebagai pencegah alzheimer dan mengurangi stres. Dalam daun singkong ditemukan adanya vitamin K yang bisa berperan dalam proses perbaikan kerusakan saraf otak. Sehingga alzheimer dapat teratasi dengan baik. Untuk melindungi otak dari kehilangan fungsinya anda harus memenuhi kebutuhan vitamin K.

Selain itu vitamin dan mineral dalam singkong mampu membantu merileksasikan tubuh dan otak, sehingga anda tidak mudah mengalami stres.

Berikut tadi adalah manfaat singkong yang baik untuk kesehatan yang secara umum wajib diketahui oleh masyarakat.


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *